Mendapatkan pembayaran
Cara menulis faktur yang dapat dibayar klien tanpa pertanyaan.
Faktur yang baik menjawab setiap pertanyaan sebelum klien menanyakannya. Panduan ini mencakup apa yang harus disertakan, cara menyusunnya, dan cara mengirimkannya sehingga pembayaran adalah langkah selanjutnya yang mudah.
Ditinjau
Singkatnya
Faktur harus mengidentifikasi siapa yang menagih siapa, apa yang dikirimkan, berapa biayanya, kapan pembayaran jatuh tempo, dan cara membayar. Sertakan detail bisnis Anda, klien, nomor faktur, tanggal, item baris yang dirinci dengan tarif dan kuantitas, total, pajak jika relevan, syarat pembayaran, dan cara yang jelas untuk membayar.
Apa yang harus disertakan setiap faktur
Klien membayar lebih cepat ketika tidak ada di faktur yang memerlukan penjelasan. Setiap faktur harus berisi dasar-dasar ini:
- Nama bisnis, logo, dan detail kontak Anda
- Nama klien dan detail penagihan
- Nomor faktur unik dan tanggal penerbitan
- Item baris terperinci: deskripsi, kuantitas, tarif, dan jumlah per baris
- Subtotal, pajak atau diskon jika relevan, dan total yang harus dibayar
- Tanggal jatuh tempo dan syarat pembayaran yang berlaku
- Cara mudah untuk membayar — tautan pembayaran atau instruksi pembayaran
Susun item baris agar disetujui sendiri
Tulis item baris sesuai cara klien mengingat pekerjaan. Kelompokkan berdasarkan fase atau hasil, alih-alih mendaftar jam secara alfabetis, dan buat setiap baris cukup spesifik sehingga nilainya jelas. “Desain ulang situs web — konsep beranda (2 putaran)” akan menimbulkan lebih sedikit pertanyaan daripada “Pekerjaan desain, 6 jam”.
Tetapkan syarat pembayaran sebelum Anda mengirim
Ketentuan lebih mudah dipatuhi ketika klien melihatnya sebelum pekerjaan dimulai — dalam proposal atau penawaran harga — dan lagi pada faktur. Sebutkan tanggal jatuh tempo secara eksplisit ("Jatuh Tempo 31 Juli 2026"), bukan hanya "Net 14". Jika Anda mengenakan biaya keterlambatan atau menawarkan diskon pembayaran awal, sebutkan dalam bahasa yang jelas pada faktur itu sendiri.
Kirim agar pembayaran hanya memerlukan satu langkah
Semakin mudah pembayarannya, semakin cepat terjadi. Kirim faktur dengan pesan singkat dan spesifik — apa yang dicakup faktur dan kapan jatuh tempo — dan sertakan cara langsung untuk membayar. Di Workspace369, faktur dikirim dengan tautan pembayaran dan opsi Bayar Sekarang, dan pembaruan status menjadi lunas secara otomatis saat klien membayar.
FAQ
Pertanyaan umum
Apa perbedaan antara faktur dan proposal?
Proposal (atau penawaran harga) mengusulkan harga sebelum pekerjaan dimulai dan menjadi perjanjian setelah klien menyetujuinya. Faktur meminta pembayaran untuk pekerjaan yang dikirimkan atau dijadwalkan. Di Workspace369, proposal dan faktur berada dalam catatan yang sama, sehingga proposal yang disetujui dapat dikonversi menjadi faktur.
Haruskah saya menagih sebelum atau sesudah pekerjaan?
Kedua pola berfungsi — banyak bisnis jasa menagih deposit di muka dan sisanya saat pengiriman atau sesuai jadwal. Apa pun yang Anda pilih, masukkan jadwal di proposal terlebih dahulu sehingga faktur tidak pernah mengejutkan klien.
Bagaimana cara memberi nomor faktur?
Gunakan skema berurutan sederhana yang tidak pernah berulang — misalnya 26-1, 26-2 sepanjang tahun. Penomoran yang konsisten membuat catatan dapat dicari dan membuat percakapan dengan klien dan akuntan tidak ambigu.
Siap kapan saja
Lihat di mana Workspace369 cocok dalam alur kerja klien Anda.
Mulai dengan modul yang Anda butuhkan hari ini, lalu aktifkan AI, otomatisasi, akuntansi, inventaris, permintaan, dan pelaporan seiring pertumbuhan operasi.
